Selasa, 05 Maret 2013
Kumpulan Artikel Menarik: Cara Menulis CV Agar Bisa Dipanggil untuk Wawancar...
Kumpulan Artikel Menarik: Cara Menulis CV Agar Bisa Dipanggil untuk Wawancar...: Jakarta - Agar dipanggil wawancara kerja, Anda harus menyiapkan curriculum vitae (CV) yang membuat pewawancara tertarik untuk membaca ...
jangan pernah menyerah
Disuatu pagi yang indah, terlihat
sekelompok burung elang yang beterbangan diatas sebuah sungai yang
melintasi hutan disuatu perdesaan. Tampak mereka sedang mencari
ikan-ikan kecil untuk mengisi perut mereka yang kosong.
Dengan sigap satu persatu dari mereka
menukik dan menangkap ikan-ikan kecil yang terlihat di permukaan sungai
dan membawanya ke sarang mereka, yang terletak diatas pohon ditepi
sungai tersebut. Lama kelamaan sarang mereka yang terbuat dari jerami,
telah penuh dengan ikan-ikan kecil yang berlompat-lompat untuk
menyelamatkan diri.
Setelah melompat-lompat sekian lama,
muncul keputusasaan dari ikan-ikan kecil tersebut, karena tidak mampu
melewati sarang sang elang yang telah memenjarakan mereka.
“Kita akan segera mati, dan menjadi
santapan elang tersebut, tak ada gunanya kita berlompat-lompat
teman-teman” Seru seekor ikan kecil yang keliatan kehabisan nafas
“Benar…matilah kita….tak mungkin kita bisa selamat lagi” Seru yang lain
Lama kelamaan ikan-ikan kecil tersebut,
terlihat tidak melompat lagi dan sebagian dari mereka mati karena lemas
dan kehabisan nafas. Mereka tidak berusaha lagi untuk keluar dari sarang
burung elang tersebut, dan pasrah pada nasib buruk yang menimpa mereka.
Padahal mereka sebenarnya menyadari bahwa dibawah sarang burung yang
hanya terbuat dari jerami tersebut, terlintas sungai yang begitu luas
yang merupakan tempat tinggal mereka
Hanya terlihat seekor ikan kecil
yang tetap berlompat-lompat untuk melewati sarang burung elang tersebut,
terlihat tubuhnya yang semakin lemas karena kehabisan nafas namun
tekadnya yang keras, membuatnya terus melompatt-lompat. Ikan-ikan kecil
yang lain hanya bisa melihatnya dan menasehatinya untuk pasrah dengan
nasib.
Namun si ikan kecil terus melompat,
pantang menyerah dan dengan sekuat tenaga dia pun melompat tinggi dan
dia berhasil melewati sarang burung elang yang terbuat dari jerami dan
jatuh menuju sungai yang luas….dan jadilah dia sebagai pemenang.
~Kadang hidup kita penuh dengan
cobaan, rintangan, halangan, dan masalah yang selalu menghadangi kita,
seakan-akan memaksa kita untuk menyerah. Namun sebagai seorang yang
bijak, kita tidak boleh begitu saja menyerah pada nasib. Teruslah
mencoba, karena sebenarnya kesuksesan selalu berada didepan kegagalan
kita, hanya tekad dan sikap pantang menyerahlah yang dapat memberikan
jalan bagi kita untuk mencapai kesuksesan sejati. Jangan pernah
menyerah…….~
perisai cinta
Anda dapat menjalani
kehidupan yang menyenangkan dan selama-lamanya terlindung dari segala
marabahaya; demikianlah caranya Anda menjadi kekuatan positif ketika
keadaan kelimpahan dan keselarasan tertarik kepada Anda.
Charles Haanel, Pengarang New Thought 1866-1949
Dalam sebuah artikel
yang ditulis oleh Emma Curtiss Hopkins, penulis Resume, diceritakan
tentang kejadian ajaib yang tercatat dalam arsip Institusi hukum Negara
bagian Amerika. Artikel itu menceritakan tentang kejadian beberapa puluh
tahun yang lalu, mengenai seorang pria yang telah melakukan kejahatan
pembunuhan dan dijatuhi vonis hukuman gantung.
Dalam selang waktu
diantara penjatuhan hukuman dengan eksekusi pelaksanaannya, Ia
mendapatkan pencerahan tentang kekuatan Cinta Tuhan, ia meyakini
sepenuhnya bahwa Tuhan akan mengampuni dan membebaskannya.
Pada saat eksekusi
dilakukan, para petugas menjadi bingung dan terkejut karena pria ini
tidak bisa digantung, pada saat dibawa ke tiang gantungan, tempat
pijakannya, yang seharusnya terjungkal dengan beban yang ringan
sekalipun, menjadi kokoh ketika pria ini memijakkan kaki di atasnya.
Mereka mencoba lagi berkali-kali dan terus tanpa hasil, akhirnya pria
ini dibebaskan.
Kekuatan Cinta Kasih
ternyata melampaui hukum tabur dan tuai. Tak peduli seberapa buruk
pelanggaran, bisa dihapuskan dari pikiran beserta konsekuensi hukuman
yang menyertainya. Rasa haus dan lapar yang besar akan Kasih dan Damai
Tuhan, sangat berkuasa untuk menghapus semua hasil yang negative dan
destruktif.
MENJADI TIDAK BISA DISAKITI
“Ketika seseorang teguh
pantang menyakiti orang lain, semua mahluk hidup akan berhenti
merasakan permusuhan di hadapannya.” Patanjali
Teguh menyangkal
kekerasan dalam pikiran dan tindakan akan menciptakan suasana di mana
semua kekerasan dan permusuhan sirna karena tidak berbalas. Pernyataan
Patanjali “pantang menyakiti” ini mencakup bukan saja perbuatan nyata
tetapi juga pikiran-pikiran iri, menghakimi, dan melukai dengan cara apa
pun.
Memperoleh kesadaran
untuk bersikap teguh pantang berpikiran buruk merupakan sarana ampuh
untuk mengakses energy terbesar dan ampuh bagi penyelesaian masalah
apapun.
Penyebabnya adalah
mental dan hukum tarik-menarik. Kebanyakkan orang ketika membaca tentang
kecelakaan kereta api, bencana alam, kejahatan perang, dan sebagainya,
mereka akan berpikir bahwa semua itu terjadi karena factor kekuatan luar
yang datang entah dari mana dan melukai orang-orang yang tidak bersalah
sama sekali, tetapi kebenarannya adalah : kondisi mental dan bencana
memiliki korelasi karena berasal dari frekuensi yang sama.
Tidak ada apapun yang
terjadi kepada Anda apabila tidak sesuai dengan pemikiran terdalam dan
dominan Anda, karena berdasarkan hukum tarik-menarik: semua kejadian apa
pun datang kepada Anda karena ditarik secara magnetis oleh pikiran
Anda. Pikiran Anda adalah energy yang akan menarik apa pun yang Anda
fokuskan.
Pikiran tersebut tidak
harus secara spesifik akan tetapi sejenis. Hanya ada dua jenis pemikiran
yaitu Penyatuan dan Pemisahan. Cinta Kasih, Damai Sejahtera, Syukur,
Sukacita berada dalam satu frekuensi (pikiran induk Penyatuan),
sedangkan kebencian, rasa takut dan rasa bersalah berada dalam satu
frekuensi (pikiran induk pemisahan). Silahkan Anda memilih mau berada
pada frekuensi yang mana.
Orang yang berada dalam
frekuensi pikiran induk penyatuan: Cinta Kasih, Damai Sejahtera,
Syukur, dan Sukacita, akan dijauhkan dari pengalaman tidak menyenangkan
yang bisa melukai atau mencederai, sebagaimana air dan minyak saling
menolak. Berdasarkan hukum alam universal, pikiran dan perasaan Cinta
Kasih yang mendalam, akan saling menolak dengan pengalaman yang tidak
menyenangkan seperti bencana, kecelakaan, dan kejahatan. Percayalah akan
kebenaran-kebenaran dari hukum alam ini, dengan memilih pikiran-pikiran
induk penyatuan: Cinta KAsih, Damai Sejahtera, Syukur dan Cinta, Anda
akan memiliki Perisai yang tidak terlihat sehingga terlepas dari segala
kemalangan.
Ternyata, akupun pernah jadi Gayus…
Jaksa & Polisi: Saya tuh Berdosa Karena Kamu, Sih!
Membaca koran, menonton TV, mendengar
“pembelaan diri” khususnya dari pihak Kejaksaan, pihak Kepolisian,
serta pihak Penegak Hukum lainnya, benar-benar akan membuat kita
sedih. Paling tidak, saya pribadilah yang sedih. Mengapa?
Pertama, saat ini
manusia Indonesia yang bernama Gayus, sepertinya adalah penyebab
kerusakan moral dan kebobrokan spiritual yang terjadi di dunia Hukum
Indonesia. Gayus ini Bejat, Gayus itu Bangsat, Gayus memang Bajingan,
Gayus si Bulus, Gayus tuh Anjing, Gayus itu Maling, Gayus Manusia
Sampah dsb, dsb dan dsb… Hmmm… Benarkah demikian? Hati-hatilah… Satu
jari menuduh ke orang lain, tiga jari menunjuk ke dalam diri dan si
jempol menjadi saksi perbuatan ini, bukan?
Cepat sekali orang membela dirinya!
Mudah sekali orang menghujat, memaki, mengutuk dan menilai… (sayapun
masih sering demikian he he)
Kedua, bagaimana bisa
para penegak hukum kita, khususnya kasus sekitar Gayus (artinya tidak
semua orang ya…) mempunyai Mindset bahwa “Saya tuh Berdosa Karena
Kamu, Sih”. Saya jadi ikut tergoda deh. Saya bisa jadi begini, karena
ditawari “rejeki” sih. Saya tuh jujur, bisa lupa diri karena diajak
Gayus. Singkatnya, kalo saya masuk neraka itu bukan karena kesalahan
saya, lho. Itu, salahnya Setan yang menggoda saya. Lha, setan itu
ciptaan Tuhan, berarti akhirnya Tuhan yang salah, dong?
Tujuan tulisan ini, hanya untuk
bercermin diri. Minimal untuk saya sendiri. Saya tidak kenal siapa itu
Cirrus Sinaga, siapa itu Gayus, siapa itu Kompor eh Kompol he he he…
Saya hanya ingin berkaca saja. Apakah saya adalah seorang yang…
Bertanggungjawab atas Pilihan Diri Sendiri
Atau saya masuk kelompok orang yang
senang dengan kata “seandainya”. Contoh: Seandainya, kamu tidak
menyogok saya, maka saya tidak akan dipecat. Seandainya saya tidak
dipaksa oleh atasan, saya tidak akan terseret ke pengadilan.
Setuju sekali bahwa kita berada di
dalam sebuah situasi, sebuah sistem, sebuah komunitas, sebuah Korps
yang harus dibela. Namun, ingat. Untuk dibela dengan Benar, bukan
dibela karena Kejahatan, karena Kebodohan, karena Persekongkolan atau
istilahnya Mafioso.
Berat? Ya, memang. Hidup ini hanya pilihan, demi pilihan hidup
saja, bukan? Saat, kita bisa memilih yang mana yang benar dan menolak
mana yang salah, maka hidup kita akan terus melaju ke depan. Sederhana
sekali.
Namun, bukan berarti manusia tidak bisa
salah pilih. Bisa saja. Lalu? Ya, bertanggungjawab saja atas
kesalahan yang diperbuat. Setelah itu, perbaiki dan teruslah melangkah
maju lagi…
Kejahatan Tuh Sederhana Saja, kok!
Ya, kejahatan yang terjadi pada Gayus
itu sederhana saja. Bukan persoalan yang besar. Namun, menjadi besar
karena banyak uang besar disana he he… Jumlah uang menentukan
kebesaran sebuah kejahatan, kira-kira demikianlah logikanya. Saya
bukan ahli korupsi dan sejenisnya, jadi saya tidak mau membahas soal
hukum disini.
Buat saya, pakai logika sederhana saja untuk belajar proses kejahatan tersebut.
Pasti Ada yang Meng-order
Ya, mana mungkin orang jujur takut
dengan orang pajak. Kalau saya benar, buat apa saya nyogok. Kalo orang
pajak minta uang, maka itu sebuah kemenangan buat saya sebagai wajib
pajak. Nah, ketahuan deh. Hmmm… ketangkep basah deh… Buat saya
sederhana saja, kalo saya benar, saya berani melawan apapun!
(termasuk membongkar kasus
Kejahatan Hipnoterapis Cabul, yang tulisannya sebentar lagi saya
posting di website ini. Walau banyak tekanan dari para Senior
Hipnoterapis, saya maju terus aja. Bila kita benar, mengapa harus
takut! Yok, buktikan semuanya di depan hukum… Tunggu bentar lagi ya,
artikelnya). Lanjuuut…
Jadi, tidak mungkinlah kejahatan ini
muncul jika laporan pajaknya benar. Karena tahu banget mau
“dibenarkan”, maka dibuatlah Surat Penawaran Permohonan agar dibantu
he he…
Pasti Ada yang Memberi
Mana ada doa yang langsung dikabulkan
Tuhan? Walau katanya doa orang miskin itu manjur, namun belum ada
contoh nyata seseorang berdoa tiba-tiba ditransfer uang miliaran ke
rekeningnya he he… Sekaligus rumah mewah di Kelapa Gading, kecuali doa
si Gayus he he… Artinya pasti ada yang memberi. Pasti bukan Tuhan,
juga pasti bukan Setan. Yang pasti, dari manusia. Dari orang yang
punya uang. Orang yang minta tolong agar pajaknya “dirapikan”.
Sederhana sajalah…
Pasti Ada yang Menerima
Karena ada yang memberi, pasti ada juga
yang menerima. Siapa yang salah? Gak tauk juga! Tidak ada yang salah,
menurut hukum mereka. Hanya bisa jadi masalah, jika Gayus tidak mau
menerima “doa” tadi. Jadi, harus ada yang “berani” menerima uang jasa
merapikan laporan pajak tadi. Harus ada, itu hukumnya.
Belajar dari Sebuah Kejahatan
Yok, kita kembali ke tujuan awal
tulisan ini. Sekali lagi ini bukan soal Gayus, soal Cirru, soal Pajak,
soal Hukum, soal Penjara, soal Hukum, soal Kabur, soal Tenis he he…
Ini soal diri. Ini soal bagaimana saya bisa belajar dan bertumbuh dari
sebuah kejadian, yang mungkin menurut orang banyak, itu adalah sebuah
kejahatan. Sesuatu yang harus dihindari. Karena menjijikan, karena
haram, karena sampah. Silakan saja…
Namun, buat saya Gayus adalah Guru
kehidupan. Banyak hal tertutup yang terbuka, banyak sistem macet yang
terkuak, banyak manusia “suci” yang terhenyak, banyak aturan “ngawur”
yang ketahuan, banyak permainan yang diketahui, banyak “penjahat baik”
yang dipenjara, banyak jaksa “baik” yang ikut terpeleset, banyak
polisi “sederhana” yang beneran jadi sederhana. Banyak hal yang dapat
ditarik nafas hikmahnya. Sungguh, sangat banyak…
Ternyata, akupun pernah (baca sering) jadi Gayus…
Astaga, Gayus! Ternyata akupun pernah
bahkan sering sekali jadi Anda. Aku pernah berbohong. Aku pernah
menyuap pejabat pemerintah, walau itu hanya pembuat KTP. Atau, aku
menyogok polisi di jalanan agar tidak ditilang. Aku ini ternyata
pernah, bahkan sering juga jadi bajingan. Akupun sering keliru antara
ngomong bangsa atau bangsat. Ah, akupun kotor. Tidak hanya engkau
Gayus.
Bahkan, kalo mau jujur. Aku lebih kotor
darimu. Hanya saja, kau tertangkap, aku tidak he he… Kau sial, aku
belum. Kau dikorbankan, aku tidak. Karena aku dipecat dari kantorku hi
hi… Sungguh, akupun pernah jadi Gayus. Bahkan, mungkin sampai
sekarang masih ada tersimpan mental Gayus di dalam diriku. Aku harus
sungguh hati-hati. Aku harus terus waspada, eling… Ampunilah aku ini
ya Allah…
Kekeliruan adalah Sebuah Peluang Besar
Bila kita mau bertanggungjawab akan
setiap perbuatan keliru yang pernah kita lakukan, maka hal itu akan
jadi peluang. Ya, sebuah peluang yang sangat besar untuk menjadi
Turning Point, Titik Balik, Putar Arah, Hitam ke Putih dalam kehidupan
ini. Namun, bukan berarti masalah itu selesai. Masalah itu
dipertanggungjawabkan agar selesai.
Kekeliruan adalah sebuah peluang.
Sebuah kesempatan, sebuah momentum untuk perubahan. Siapa yang berani
mengambil kesempatan ini, dialah yang akan jadi pemenang dalam
kehidupan ini. Minimal untuk dirinya sendiri…
Akupun pernah mengalaminya, maka aku berani melanjutkan cerita ini.
Mandilah di Air Pancuran
Setelah tekad untuk balik arah tersebut
diambil, setelah kekeliruan tersebut dipertanggungjawabkan, setelah
pencanangan bahwa akulah yang bertanggungjawab atas semua ini, maka
akan lebih mudah kita mandi ke air pancuran. Akan lebih mudah kotoran
diri ini dicuci. Akan lebih gampang lepas daki di kulit tangan ini.
Ambil pasir di pantai, gosoklah seluruh tubuh ini, lalu mandilah di
ombak dengan kegembiraan. Yakinlah, Allah maha pemaaf dan maha
pengampun.
Kubuang semua dunia.
Kubuang barang yang membuat pundakku berat. Kelepas semua baju yang membuatku bangga. Kukembalikan yang bukan namaku.
Biar aku tidak ada apa-apa. Kusiram kepala ini dari mabuk dunia. Lebih segar agar aku bisa terbangun. Aku tabok pipiku agar aku sadar.
Hidup ini ada batas. Ada waktu. Ada umur.
Repotnya setiap hari semakin pendek.
Makin bernafas, makin sedikit.
Kusadari aku tersesat. Kusadari jalan ini salah. Aku harus berhenti. Aku harus kembali. Ke jalan awal. Walau itu titik mulai.
Namun lebih baik mulai lagi dari awal.
Dibandingkan keteruskan salah jalan ini.
Karena akhirnya hidup ini adalah perjalanan.Terlalu banyak jalan yang bisa menyesatkan. Terlalu banyak pilihan yang membingungkan.
Namun, saat aku sadari aku di jalan salah.
Aku punya peluang untuk pindah jalan.
Semoga pengalaman salah ini berhikmah.
Untuk orang yang berada di belakangku.
Agar tidak mengikutiku yang salah.
Banyak jalan yang lebih baik. Banyak cara yang lebih putih. Banyak kendaraan yang bersih.
Namun, ijinkan aku memilih berjalan kaki.
Agar aku bisa bermandikan peluh.
Dengan berpeluh, aku bisa bersyukur.
Bahwa Engkau masih cinta daku.
Engkau selalu maafkan aku.
Engkau sungguh maha pencinta.
Ijinkan aku pulang telanjang. Ijinkan aku pulang telanjang.. Ijinkan aku pulang telanjang…
Dan…
Telanjanglah sebelum pulang…
Telanjanglah sebelum berpulang…
Mitos Untuk Orang Jomblo
Banyak mitos bagi para jomblo atau lajang.Namun namanya mitos tidak
dapat dikatakan benar,kadang juga tepat kadang juga tidak.Berikut mitos
orang tentang para jomblo,
1.Jomblo adalah orang yang kesepian.
Terkedang kesendirian menciptakan kesepian.Tapi,kebayang bukan kalau mereka dapat melakukan apa saja yang mereka inginkan tampa ada yang membatasi.Seperti mengejar impian,kerja keras,belajar tampa ada yang menghambat sedikitpun.
Terkedang kesendirian menciptakan kesepian.Tapi,kebayang bukan kalau mereka dapat melakukan apa saja yang mereka inginkan tampa ada yang membatasi.Seperti mengejar impian,kerja keras,belajar tampa ada yang menghambat sedikitpun.
2.Jomblo tidak dapat berkomitmen
Belum tentu orang jomblo tidak mempunyai komitmen.Justru mereka terkadang menyiapkan komitmen dengan sungguh-sungguh.Agar pernikahan dapat berjalan dengan langgeng.
Belum tentu orang jomblo tidak mempunyai komitmen.Justru mereka terkadang menyiapkan komitmen dengan sungguh-sungguh.Agar pernikahan dapat berjalan dengan langgeng.
3.Jomblo terlihat putus asa
Orang yang jomblo memang kesepian dan terasa sekali tidak memiliki orang paling dekat di hati.Tetapi mereka tidak dapat dikatakan putus asa,mungkin mereka belum menemukan yang terbaik.
Orang yang jomblo memang kesepian dan terasa sekali tidak memiliki orang paling dekat di hati.Tetapi mereka tidak dapat dikatakan putus asa,mungkin mereka belum menemukan yang terbaik.
4.Jomblo tidak laku
Jangan salah,orang memilih jomblo terkadang karena bingung untuk memilih karena banyaknya penawaran yang ingin memilikinya.Terkadang mereka ingin hidup sendiri sehingga lebih bebas.Hanya waktu yang menentukan kebutuhan kedepannya untuk melepas masa jomblo.
Jangan salah,orang memilih jomblo terkadang karena bingung untuk memilih karena banyaknya penawaran yang ingin memilikinya.Terkadang mereka ingin hidup sendiri sehingga lebih bebas.Hanya waktu yang menentukan kebutuhan kedepannya untuk melepas masa jomblo.
Hari gini masih jomblo,ya gapapa dong.Asal jangan percaya mitos.hehe
Jenis Wanita yang Layak Kita Hindari
Ada beberapa pandangan dari pakar cinta mengenai wanita yang harus dijauhi oleh pria.
Wanita ini hanya akan membawa mudharat bagi anda. Tidak lain dan tidak
bukan adalah menjadi masalah bagi kehidupan anda saja. Mungkin saja
pasangan anda seperti ini dan anda mencintainya, menyayanginya, namun
anda harus membuka mata seandainya itu memang buruk bagi keadaan anda.
Jenis- jenis wanita yang Harus dihindari adalah sebagai berikut:
Wanita yang liar
Wanita jenis ini adalah wanita yang sulit untuk dikendalikan, sulit untuk dinasehati dan tidak mengacuhkan apa yang menjadi keberatan anda tentang suatu hal yang ada pada dirinya. Pada satu titik mereka bahkan tidak tampak seperti pasangan anda, tampak tidak mencintai anda. Wanita jenis ini adalah wanita yang tidak cocok untuk hubungan jangka panjang, bahkan dalam pernikahan karena pasti akan mendapatkan pertentangan dengan keluarga anda. Pada awalnya memang berhubungan dengan wanita seperti ini sangat menyenangkan. Dia akan melakukan hal-hal yang diluar dugaan, mencoba hal-hal baru dan menyenangkan. Namun terkadang sifatnya ini akan membuat kita terkena masalah.
Wanita bom waktu
Wanita jenis ini adalah wanita yang emosinya sulit dikendalikan atau tidak stabil. Suatu saat ia marah-marah tidak jelas, padahal anda hanya melakukan kesalahan kecil saja, bahkan tidak ada kesalahan sama sekali. Anda hanya menjadi pelampiasan dari emosinya. Wanita jenis ini dapat mengubah keputusan penting anda sehingga dampaknya tidak baik untuk anda. Nasehatilah ia tentang pengendalian emosi, jika tidak bisa berubah maka tinggalkanlah.
Wanita gula-gula
Umumnya ini adalah wanita muda, masih ABG, mereka menarik kita dengan kecantikan, keimutan dan kelucuan yang mereka miliki. Dalam keadaan ini seolah ia mengagumi kita dan membutuhkan pria dewasa yang mampu membimbingnya untuk menjadi wanita dan menciptakan kehidupan yang baik untuknya. Padahal kita telah ditipu, ia hanya mau mendekati kita untuk melihat seberapa besar daya tariknya. Sebenarnya ia juga mendekati banyak lelaki dalam satu waktu yang sama dengan kita.
Wanita sosial climber
Wanita ini menjadikan pasangannya sebagai jalan masuk atau bahkan tangga yang bisa diinjak untuk bisa masuk ke dalam suatu kalangan tertentu, mempopulerkan dirinya semata atau mendapatkan keuntungan pribadi. Yang jelas, keuntungan tersebut tidak akan untuk kita. Wanita jenis ini tidak mencintai kita sama sekali, mereka hanya memanfaatkan kita saja.
Wanita yang tersakiti
Wanita ini mengalami patah hati sebelum menjalin hubungan dengan kita namun belum bisa melupakannya. Ia hanya akan mengeluh kepada kita, curhat kepada kita tentang ketidakadilan dan sakit yang ia jalani di hubungan yang telah lalu. Hakikatnya dia tidak mencintai kita, hanya melihat kita sebagai pelampiasan emosi kesedihannya. Kita menjadi tong sampah curhatnya saja. Kita mencintainya, namun ia lebih memikirkan dirinya.
Jenis- jenis wanita yang Harus dihindari adalah sebagai berikut:
Wanita yang liar
Wanita jenis ini adalah wanita yang sulit untuk dikendalikan, sulit untuk dinasehati dan tidak mengacuhkan apa yang menjadi keberatan anda tentang suatu hal yang ada pada dirinya. Pada satu titik mereka bahkan tidak tampak seperti pasangan anda, tampak tidak mencintai anda. Wanita jenis ini adalah wanita yang tidak cocok untuk hubungan jangka panjang, bahkan dalam pernikahan karena pasti akan mendapatkan pertentangan dengan keluarga anda. Pada awalnya memang berhubungan dengan wanita seperti ini sangat menyenangkan. Dia akan melakukan hal-hal yang diluar dugaan, mencoba hal-hal baru dan menyenangkan. Namun terkadang sifatnya ini akan membuat kita terkena masalah.
Wanita bom waktu
Wanita jenis ini adalah wanita yang emosinya sulit dikendalikan atau tidak stabil. Suatu saat ia marah-marah tidak jelas, padahal anda hanya melakukan kesalahan kecil saja, bahkan tidak ada kesalahan sama sekali. Anda hanya menjadi pelampiasan dari emosinya. Wanita jenis ini dapat mengubah keputusan penting anda sehingga dampaknya tidak baik untuk anda. Nasehatilah ia tentang pengendalian emosi, jika tidak bisa berubah maka tinggalkanlah.
Wanita gula-gula
Umumnya ini adalah wanita muda, masih ABG, mereka menarik kita dengan kecantikan, keimutan dan kelucuan yang mereka miliki. Dalam keadaan ini seolah ia mengagumi kita dan membutuhkan pria dewasa yang mampu membimbingnya untuk menjadi wanita dan menciptakan kehidupan yang baik untuknya. Padahal kita telah ditipu, ia hanya mau mendekati kita untuk melihat seberapa besar daya tariknya. Sebenarnya ia juga mendekati banyak lelaki dalam satu waktu yang sama dengan kita.
Wanita sosial climber
Wanita ini menjadikan pasangannya sebagai jalan masuk atau bahkan tangga yang bisa diinjak untuk bisa masuk ke dalam suatu kalangan tertentu, mempopulerkan dirinya semata atau mendapatkan keuntungan pribadi. Yang jelas, keuntungan tersebut tidak akan untuk kita. Wanita jenis ini tidak mencintai kita sama sekali, mereka hanya memanfaatkan kita saja.
Wanita yang tersakiti
Wanita ini mengalami patah hati sebelum menjalin hubungan dengan kita namun belum bisa melupakannya. Ia hanya akan mengeluh kepada kita, curhat kepada kita tentang ketidakadilan dan sakit yang ia jalani di hubungan yang telah lalu. Hakikatnya dia tidak mencintai kita, hanya melihat kita sebagai pelampiasan emosi kesedihannya. Kita menjadi tong sampah curhatnya saja. Kita mencintainya, namun ia lebih memikirkan dirinya.
3 Tanda Mantan Kekasih Ingin Kembali
Mantan kekasih Anda mungkin sudah berkali-kali mengatakan bahwa dia
baik-baik saja dengan perpisahan yang terjadi. Tapi beberapa tanda
menyatakan bahwa ia masih ingin bersama Anda dan ingin kembali merebut
hati Anda.Bagaimana mengetahuinya? Seperti dikutip dari SheKnows dan
wolipo, tanda-tanda berikut ini memperlihatkan bahwa si dia masih
mencintai Anda.Masih menghubungi Anda
Tanpa ada keperluan penting, si mantan masih sering menelepon atau mengirim pesan singkat. Jika si dia masih sering mencoba menghubungi Anda, mungkin ia sedang mencoba menarik perhatian Anda lagi.Menanyakan kabar Anda melalui teman
Jika si mantan tidak bisa menghubungi Anda, ia akan mencoba menanyakan keadaan Anda kepada teman Anda. Si dia menjadi sangat tertarik dengan kehidupan Anda, hingga teman dekat Anda menjadi ajang curhatnya.Berada di sekitar Anda
Tidak hanya menanyakan informasi kepada teman Anda, tapi dia juga sering muncul di sekitar Anda. Tanpa janjian bertemu, tiba-tiba ia muncul di dekat rumah Anda atau berada di resto yang sering Anda kunjungi jumat malam bersama teman-teman wanita Anda. Sering berada di sekitar Anda, merupakan tanda-tanda yang jelas bahwa ia masih mengiginkan Anda.
Tanpa ada keperluan penting, si mantan masih sering menelepon atau mengirim pesan singkat. Jika si dia masih sering mencoba menghubungi Anda, mungkin ia sedang mencoba menarik perhatian Anda lagi.Menanyakan kabar Anda melalui teman
Jika si mantan tidak bisa menghubungi Anda, ia akan mencoba menanyakan keadaan Anda kepada teman Anda. Si dia menjadi sangat tertarik dengan kehidupan Anda, hingga teman dekat Anda menjadi ajang curhatnya.Berada di sekitar Anda
Tidak hanya menanyakan informasi kepada teman Anda, tapi dia juga sering muncul di sekitar Anda. Tanpa janjian bertemu, tiba-tiba ia muncul di dekat rumah Anda atau berada di resto yang sering Anda kunjungi jumat malam bersama teman-teman wanita Anda. Sering berada di sekitar Anda, merupakan tanda-tanda yang jelas bahwa ia masih mengiginkan Anda.
Langganan:
Postingan (Atom)